Minggu, 29 Oktober 2017

OXAMNIQUINE



OXAMNIQUINE
Garam Oxamniquine diindikasikan untuk perawatan schistosomiasis. Sistosomiasis merupakan salah satu penyakit cacingan yang ditakuti sebab telah merenggut banyak nyawa. Bahkan di Indonesia sendiri sering terjadi wabah sistosomiasis di beberapa daerah. Tidak jarang juga penyakit ini diperantarai oleh hewan jenis keong. Jumlah yang tewas juga tidak terbilang sedikit.
                                            
1.PENGERTIAAN SISTOSOMIASIS
Penyakit ini adalah penyakit parasit (cacing) yang hidup dalam pembuluh darah vena. Nama lain penyakit ini adalah Biliharzia yang diambil dari nama ahli patologi Theodore Maximillian Biliharz (1825 – 1862). Ada 5 spesies sistosoma atau cacing penyebab sistomiasis ini, yaitu sistosoma mansoni, sistosoma hematobium, sistosoma japonicum, sistosoma mekongi, dan sistosoma intercalatum. Di Indonesia, spesies sistosoma yang ditemukan adalah sistosoma japonicum.

Siapa saja bisa terkena penyakit ini baik pria maupun wanita. Begitu juga dengan umur. Baik anak-anak maupun orang dewasa memiliki peluang yang sama terpapar penyakit sistosomiasis. Sistosomiasis ini merupakan salah satu penyebab utama kematian di Afrika, Amerika Selatan, Timor Tengah dan Asia.



2.TANDA DAN GEJALA SISTOSOMIASIS
Gejala yang paling sering dialami penderita sistosomiasis adalah demam, urtikaria (semacam reaksi alergi yang menimbulkan bilur-bilur warna kemerahan), mual, muntah dan sakit perut. Kadang-kadang dijumpai sindrom disentri.
Gejala-gejala lain yang juga dapat ditemukan antara lain:
  • hepatosplenomegali (pembesaran limpa dan hati)
  • hematuria (adanya darah pada urin)
  • sindrom myelitis like gangguan saluran genital wanita purpura (perdarahan kecil dalam kulit).
3.TERAPI APA YANG TEPAT UNTUK PENYAKIT SISTOSOMIASIS?
Salah satu terapi yang cocok untuk sistosomiasis adalah praziquantel. Obat ini mampu mengobati sistosomiasis akibat spesies S.hematobium, S.mansoni, dan S.japonicum. Obat lainnya yang juga cukup sering digunakan adalah Oxamniquine, Artemisin, dan Metrifonate. Namun obat-obat ini jarang dipakai untuk sistosomiasis akibat spesies S.japonicum.
Terapi pembedahan juga kadang bisa dijadikan pilihan untuk mengeluarkan polip atau sumbatan saluran kemih.
4.CARA PENCEGAHAN SISTOSOMIASIS?
Untuk mencegah penyakit ini tidaklah sulit. Hanya butuh niat untuk melakukannya saja. Misalnya, tidak berenang di air tawar dimana sering terjadi sistosomiasis. Lalu usaha lain adalah meminum air yang bersih yang terbebas dari parasit. Biasakan minum air yang sudah dimasak dengan baik. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran ada baiknya untuk mewaspadai diri dari keong-keong yang kemungkinan merupakan perantara penyakit ini. Bahkan lebih baik jika keong-keong air dimana sering terjadi sistosomiasis segera diberant


Pertanyaan :
·  Apakah aman untuk berkendara atau mengoperasikan alat berat saat sedang mengonsumsi?
·  Apakah obat atau produk ini dapat membuat ketagihan atau membentuk kebiasaan?
·  Dapatkah obat ini dihentikan secara langsung atau apakah harus perlahan menghentikan konsumsinya?

22 komentar:

  1. untuk jawaban nomor 2. Sebagian besar obat tidak membawa potensi ketagihan atau penyalahgunaan. Biasanya, pemerintah mengkategorikan obat yang dapat membuat ketagihan sebagai obat-obatan yang dikendalikan. Contohnya termasuk jadwal H atau X di India dan jadwal II-V di AS. Mohon konsultasi pada kemasan produk untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak termasuk pada kategori obat khusus. Yang terakhir, jangan mengobati sendiri dan meningkatkan ketergantungan tubuh pada obat tanpa nasihat dokter.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat lidya, berdasarkan sumber yang saya baca, obat ini tidak menyebabkan keterantungan meskipun penggunaannya dalam jangka waktu yang relatif lama.

      Hapus
  2. untuk no 3
    Beberapa obat harus dikurangi atau tidak dapat dihentikan secara langsung karena efek timbal balik. Mohon konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi spesifik pada tubuh, kesehatan Anda dan obat lain yang mungkin Anda gunakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat Yasir, karena sebagian obat tidak boleh dihentikan pengonsumsiannya terkait dengan kondisi tubuh pasien

      Hapus
    2. menurut saya, jika cacing schistosomiasisnya telah sembuh, sebaiknya obat tersebut segera dihentikan. Karena obat ini dapat menimbulkan efek samping yang besar jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

      Hapus
  3. untuk jawaban nomor 1
    Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Oxamniquine maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Oxamniquine. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali jawaban dari yassir, oksamnikuin memiliki efek samping mengantuk jadi jika mengemudi atau berkendara setelah mengonsumsi oksamnikuin tidak dianjurkan karena meningkatkan resiko kecelakaan

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. saya akan menjawab pertanyaan no 1
    Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Oxamniquine maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Oxamniquine. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

    BalasHapus
  6. nmr 1

    Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Oxamniquine maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan.

    BalasHapus
  7. No 2
    Oxamnikuin merupakan golongan obat antihelmintik, tidak bersifat sedatif, jadi penggunaannya dalam jangka panjang hanya akan menimbulkan banyak efek samping diantaranya: pusing, kantuk, sakit kepala, insomnia, rasa tidak enak, amnesia reversible.

    BalasHapus
  8. saya akan menjawab soal no 1, menurut saya tidak aman menggunakan obat ini saat berkendara atau mengoperasikan alat berat karena salah satu efeknya ialah menimbulkan rasa kantuk atau sedasi

    BalasHapus
  9. No 3
    Beberapa obat harus dikurangi atau tidak dapat dihentikan secara langsung karena efek timbal balik. Mohon konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi spesifik pada tubuh, kesehatan Anda dan obat lain yang mungkin Anda gunakan.

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Untuk jawaban no 2 sebagian besar obat tidak membawa potensi ketagihan atau penyalahgunaan. Biasanya, pemerintah mengkategorikan obat yang dapat membuat ketagihan sebagai obat-obatan yang dikendalikan. Contohnya termasuk jadwal H atau X di India dan jadwal II-V di AS. Mohon konsultasi pada kemasan produk untuk memastikan bahwa obat tersebut tidak termasuk pada kategori obat khusus. Yang terakhir, jangan mengobati sendiri dan meningkatkan ketergantungan tubuh pada obat tanpa nasihat dokter.

    BalasHapus
  12. pertanyaan no 1
    Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Oxamniquine. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

    BalasHapus
  13. No 1
    Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Oxamniquine maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Oxamniquine. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.

    BalasHapus
  14. saya akan menambahkan beberapa obat harus dikurangi atau tidak dapat dihentikan secara langsung karena efek timbal balik. Mohon konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi spesifik pada tubuh, kesehatan Anda dan obat lain yang mungkin Anda gunakan

    BalasHapus
  15. Saya ingin menanggapi prtanyaan no 2, oxamniquine tdk mengakibatkan ketagihan krn tdk bkrja pd ssp ya mimi.. Dia bkrja dg mmbunuh cacing schistosimia, namun es nya dpt mnyebbkan halusinasi sesaat...

    BalasHapus
  16. Saya ingin menanggapi prtanyaan no 2, oxamniquine tdk mengakibatkan ketagihan krn tdk bkrja pd ssp ya mimi.. Dia bkrja dg mmbunuh cacing schistosimia, namun es nya dpt mnyebbkan halusinasi sesaat...

    BalasHapus
  17. baiklah saya akan menjawab pertanyaan no 1. pada saat mengendarai dan dan mengoperasi alat berat tidak dianjurkan mengonsumsi oxamniquin karena efek sampingnya mengantuk. sehingga apabila ingin mengonsumsi obat ini, maka hindari dulu bepergian dengan kendaraan.

    BalasHapus
  18. Baik lah saya akan mencoba jawab pertanyaan no 1
    Jika Anda mengalami rasa kantuk, pusing, hipotensi atau pusing sebagai efek samping saat memakan obat Oxamniquine maka tidak aman untuk mengemudi kendaraan atau mengoperasikan alat berat. Seseorang tidak boleh mengendarai kendaraan jika memakan obat membuat Anda mengantuk, pusing atau menurunkan tekanan darah Anda secara berkepanjangan. Dokter juga menyarankan pasien untuk tidak meminum alkohol dengan obat karena alkohol meningkatkan efek samping kantuk. Mohon cek efek-efek ini pada tubuh Anda saat menggunakan Oxamniquine. Selalu konsultasi dengan dokter Anda untuk rekomendasi yang spesifik pada tubuh dan kondisi kesehatan Anda.
     Apakah obat atau produk ini dapat membuat ketagihan atau membentuk

    BalasHapus